Ibnu Atsir Tetap Berkarya Meski Tangan dan Kaki Lumpuh

Dalam dunia ilmu hadits, nama Ibnu Atsir memang tidak setenang Imam Al-Bukhari, Imam Muslim ataupun Imam Ahmad. Namun demikian, para Ulama hadits sangat mengapresiasi karya ilmiah beliau dalam salah satu aspek ilmu hadits yang beliau dalami dan merasakan manfaatnya yang besar.

Terlahir dengan nama Mubarak, putra Muhammad bin Muhammad bin Abdul Karim bin Abdul Wahid Asy-Syaibani Al-Jazari, di kota Maushil (Mosul, Irak) pada tahun 544 H. Selanjutnya lebih populer dengan panggilan Ibnul Atsir, putra al-Atsir yang merupakan laqab (julukan) sang ayah.

Sejak dini, beliau memasuki dunia ilmu dengan penuh semangat. Ini sesuai dengan pengakuan beliau dalam mukadimah kitab Ilmi’ul Ushul Fii Ahaditsir Rasul, “Sejak memasuki masa remaja dan dalam usia belia, aku sangat tertarik untuk thalabul ilmi (belajar ilmu agama), duduk bersama ulama dan berupaya sebisa mungkin untuk menyerupai mereka (para Ulama). Itu adalah kenikmatan dan rahmat Allah Subhanahu wa Ta’ala kepadaku lantaran menjadikan hal-hal tersebut sanggup mengambil hatiku. Maka, aku mengerahkan seluruh daya untuk memperoleh berbagai macam ilmu yang dapat aku raih dengan taufik Allah Subhanahu wa Ta’ala sehingga terbentuk pada diriku kemampuan menguasai sisi-sisi yang tersembunyi dan mengetahui segi-segi yang sulit. Tidak kusisakan upayaku sedikit pun (untuk urusan itu). Allah-lah yang memberiku taufik untuk dapat mencari ilmu dengan baik dan meraih tujuan mulia.” Continue reading

Fikih Puasa (2): Rukun dan Niat Puasa

Kesempatan sebelumnya Muslim.Or.Id telah mengangkat pembahasan fikih puasa pertama, yaitu mengenai syarat wajib puasa. Kali ini kita akan melihat pembahasan lainnya dari Matan Al Ghoyah wat Taqrib mengenai rukun puasa puasa.

Al Qodhi Abu Syuja’ rahimahullah kembali mengatakan,

Kewajiban puasa (rukun puasa) itu ada empat: (1) niat, (2) menahan diri dari makan dan minum, (3) menahan diri dari hubungan intim (jima’), (4) menahan diri dari muntah dengan sengaja.”

Dari perkataan Abu Syuja’ di atas, intinya ada dua hal yang beliau sampaikan. Orang yang menjalankan puasa wajib berniat dan wajib menahan diri dari berbagai pembatal puasa. Mengenai pembatal puasa tersebut akan dibahas secara khusus pada fikih puasa serial ketiga. Sedangkan kali ini kita akan melihat tentang masalah niat. Continue reading

Fikih Puasa (1): Syarat Wajib Puasa

Sebentar lagi insya Allah kita akan memasuki bulan Ramadhan di mana kaum muslimin akan menjalani puasa yang wajib ketika itu. Tentu saja sebelum memasukinya ada persiapan ilmu yang harus kita miliki. ‘Umar bin ‘Abdul ‘Aziz berkata,

مَنْ عَبَدَ اللَّهَ بِغَيْرِ عِلْمٍ كَانَ مَا يُفْسِدُ أَكْثَرَ مِمَّا يُصْلِحُ

Barangsiapa beribadah kepada Allah tanpa didasari ilmu, maka kerusakan yang diperbuat lebih banyak daripada kebaikan yang diraih.” (Majmu’ Al Fatawa, 2: 382). Jadi biar ibadah puasa kita tidak sia-sia, dasarilah dan awalilah puasa tersebut dengan ilmu.

Kali ini Muslim.Or.Id akan mengangkat pembahasan puasa dari kitab fikih Syafi’i yang sudah sangat ma’ruf di tengah-tengah kita yaitu kitab Matan Al Ghoyah wat Taqrib, disebut pula Ghoyatul Ikhtishor, atau ada pula yang menyebut Mukhtashor Abi Syuja’. Kitab ini disusun oleh Ahmad bin Al Husain Al Ashfahani Asy Syafi’i (hidup pada tahun 433-593 H). Lalu matan tersebut akan dijelaskan dari penjelasan ulama lainnya.

Al Qodhi Abu Syuja’ rahimahullah dalam Matan Abi Syuja’ mengatakan:

Ada empat syarat wajib puasa: (1) islam, (2) baligh, (3) berakal, (4) mampu menunaikan puasa. Continue reading

Daurah Istimewa di Bulan Ramadhan 1434 H (Jogjakarta)

MUHADATSAH [PERCAKAPAN BAHASA ARAB]

Materi: Durusul Lughoh Jilid 1
Sifat: Khusus Putra
Intensitas Pertemuan: 3 kali dalam sepekan

Jumlah Pertemuan: 9 kali selama Ramadhan, insya Allah dilanjut setelah hari raya
Jadwal: Selasa, Rabu, Sabtu. Pkl. 05.45 – 06.45 WIB
Mulai Belajar: Selasa, 9 Juli 2013

Lokasi: Masjid al-Mubarok, Tegalrejo [300 m utara Kampus UMY, belakang toko material]
Briefing: Ahad, 7 Juli 2013 Pkl. 07.30 WIB – selesai di Masjid al-Mubarok [wajib]
Biaya: Rp.30.000,- [buku panduan dan administrasi]; dibayarkan pada acara briefing

Pendaftaran Via SMS

Ketik : DAFTAR#NAMA#ALAMAT#MUHADATSAH
contoh : DAFTAR#YAHYA#KASIHAN#MUHADATSAH

kirim ke: 0857 2951 1779 [Kholid]

PENGENALAN ILMU KAIDAH BAHASA ARAB

Pertemuan Ke-1: Ahad, 14 Juli 2013 Pkl. 07.00 – 08.30 WIB
Pertemuan Ke-2: Ahad, 21 Juli 2013 Pkl. 07.00 – 08.30 WIB
Lokasi: Masjid al-Mubarok, Tegalrejo [300 m utara Kampus UMY, belakang toko material]

Materi: Makalah ‘Pengenalan Ilmu Kaidah Bahasa Arab’
Sifat: Terbuka Untuk Umum, Putra/Putri
Biaya: Rp.5.000,- [makalah]

Pendaftaran Via SMS

Ketik : DAFTAR#NAMA#ALAMAT#KAIDAH BAHASA ARAB
contoh : DAFTAR#SLAMET#BANTUL#KAIDAH BAHASA ARAB

kirim ke:

Putra: 0857 2951 1779
Putri: 0853 1175 5473

SOSIALISASI PROGRAM MA’HAD AL-MUBAROK

Sifat: Terbuka Untuk Umum, Putra/Putri
Waktu: Ahad, 21 Juli 2013 Pkl. 13.00 – 14.30 WIB
Lokasi: Masjid al-Mubarok, Tegalrejo [300 m utara Kampus UMY, belakang toko material]

Biaya: Gratis
Fasilitas: Makalah

Pemesanan Makalah Via SMS

Ketik : DAFTAR#NAMA#ALAMAT#MAKALAH MA’HAD
contoh : DAFTAR#SAIFUL#GAMPING#MAKALAH MA’HAD

kirim ke:

Putra: 0857 2951 1779
Putri: 0853 1175 5473

Penyelenggara:
FORSIM (Forum Studi Islam Mahasiswa)
Situs: http://www.kajianmahasiswa.wordpress.com

Alamat: Wisma Aflah, Jl. Lingkar Selatan Gg. Kenanga No. 11B Tegalrejo, Tamantirto, Kasihan, Bantul, DI Yogyakarta [selatan Masjid al-Mubarok]

http://abumushlih.com/menu-istimewa-ramadhan-1434-h.html/#more-2987

Dari artikel ‘Daurah Istimewa di Bulan Ramadhan 1434 H (Jogjakarta) — Muslim.Or.Id

Dauroh Bontang Bersama Ustadz Firanda Andirja, MA

pamflet-dauroh-III-1-ust-firanda-212x300HADIRILAH DAUROH ISLAM ILMIYYAH III BONTANG

Bersama: Ustadz Firanda Andirja, MA

yang Insyaa Allaah akan diselenggarakan:

1. BAHAYA SYI’AH
Sabtu 6 Juli  2013.
Jam 08.30-12.00 WITA
di Masjid Abu Bakar Ash Shiddiq
Yayasan Ihyaus Sunnah (Samping Gedung Diknas)
Jl. HM Ardan-Pisangan Bontang

2. BERSEMANGAT DALAM MENUNTUT ILMU SYAR’I, BERINFAQ dan BERIBADAH
Ahad  7 Juli  2013.
Jam 08.30-12.00 WITA
di Masjid Abu Bakar Ash Shiddiq
Yayasan Ihyaus Sunnah (Samping Gedung Diknas)
Jl. HM Ardan-Pisangan Bontang

Contact Person:

Bapak Rosiin: 082155593038
Bapak Wahyudi: 085249721532

Acara Ini Terselenggara atas kerjasama Yayasan Ihyaussunnah dengan Annasihah

Dari artikel ‘Daurah Bontang Bersama Ustadz Firanda Andirja, MA (6-7 Juli 2013) — Muslim.Or.Id

 

SUDAH SALAFYKAH AKHLAKMU??!!

Saudaraku, mungkin engkau balik bertanya kepadaku, kenapa hal itu engkau tanyakan?! Tidakkah engkau melihatku memelihara jenggot dan memendekkan ujung celanaku di atas mata kaki? Tidakkah engkau tahu bahwa aku rajin mengaji, duduk di majelis ilmu mendengarkan Kitabullah dan Hadits Rasulullah shollallahu ‘alaihi wa sallama yang disyarahkan oleh ustadz-ustadz salafy?

Sabar saudaraku, tenanglah aku tidak meragukan semua yang engkau katakan. Engkau tidak pernah absen menghadiri majelis ilmu, penampilanmu juga menunjukkan bahwa engkau berusaha untuk meneladani generasi salafus sholeh.

Tapi, tahukah engkau saudaraku .. (Ahlus Sunnah sejati adalah orang yang menjalankan islam dengan sempurna baik akidah maupun akhlak. Tidak tepat, jika ada yang mengira bahwasa seorang sunny atau salafy adalah orang meyakini I’tiqod Ahlus Sunnah tanpa memperhatikan aspek perilaku dan adab-adab islamiyah, serta tidak  menunaikan hak-hak sesama kaum muslimin.)[1].

Maafkan aku jika kata-kataku ini menyakitkan hatimu, tetapi hatiku tak tahan lagi untuk tidak mengatakannya, karena aku mencintaimu karena Allah, aku inginkan yang terbaik untukmu semoga Allah Ta’ala memperlihatkan kepada kita kebenaran itu sebagai suatu kebenaran dan membimbing kita untuk mengikutinya. Dan semoga Ia memperlihatkan kepada kita kebatilan itu sebagai suatu kebatilan serta menganugerahkan kepada kita taufik untuk menjauhinya. Continue reading